3 April 2010 (baru bangun jam 12 siang)

Aku terbangun saat matahari menua. Cahayanya begitu terasa, menunjukkan seolah ia marah karena aku bangunnya kesiangan dan tidak menyambutnya tadi pagi. (Matahari datang saya ke kasur, jelas aja dia marah)

Mataku serasa ditusuk oleh pedang cahayanya. Tapi aku tak perduli, aku ambil handphone lalu buka facebook. Seperti biasa, yang pertama kali aku buka pasti proflmu. Aku melihat status di facebookmu, aku hanya tersenyum, namun aku tahu aku lirih dan sepertinya matahari bersuka karenanya.

Dari statusmu aku lihat bahwa kau belum melupakannya. “Move on” begitu sulit bagimu, bahkan sepertinya hampir tidak mungkin. Sepertinya aku akan berjalan pada jalan yang panjang untuk mengiringmu perlahan melupakan dia. Apa mungkin justru aku bergerak terlalu cepat di depanmu, sehingga aku merasa bahwa kau bergerak begitu lambat di belakangku.

Ahh, entahlah… Pastinya aku tak akan keluar dari jalan ini, aku akan menunggu dan tetap menunggu, berjalan terus di jalan panjang ini.

Kalaupun berubah, bukan karena aku berhenti, melainkan hilang bersatu dengan angin. Dimana aku tak lagi tahu bagaimana diriku dan dimana diriku serta apa yang harus aku lakukan. Karena sesungguhnya tak mungkin bagiku melepaskan dirimu dari jiwaku.

Eh, eh, eh,,,

Ternyata aku bisa bikin tulisan kaya gini, walaupun lemot…

Sekarang bingung deh artinya apa…

buat iev….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s