Hati sama lidah musuhan

Kemarin, tepatnya tanggal 22 April 2010. Sore-sore aku antar kamu pulang. Seperti biasa, karena lemot kamu, kamu lupa dimana rumah kamu. Kita hampir salah belok masuk jurang (lebay deh).

Ya pokoknya sepanjang perjalanan, kita melakukan semua hal yang biasa kita lakukan kalau kita di jalan. nyanyi-nyanyi dan ngobrol kecil sambil makan makanan ringan n nonton DVD (mungkin ga sih?)

Singkat cerita sampai juga depan rumah kamu. Kita sempat ngobrol santai, sampai akhirnya aku mau mengungkapkan sesuatu. Tekat sudah bulat, semangat sudah kotak, dan keberanian sudah persegi panjang. Apa yang ada dalam hati sudah meronta-ronta (apa lagi ini meronta-ronta)…

Tiba saatnya mengungkapkan,,,eng-ing-eng…..

(musik mencekam diiringi suara drum berdetak.,,,.,.,.,.,.,.)

jrenggggg….

Tibalah saatnya mulai menatap mata kamu dan akan kuucapkan (dialog jaman dulu ne)

Eh pas mau ngomong, ternyata eh ternyata, tidak ada sepatah katapun keluar dari dalam mulut. Lidahnya kaya habis disuntik bius. Tidak bergerak sama sekali. Padahal dari dalam hati udah teriak-teriak menyebutkan apa yang mau disampaikan. Tapi kayanya Lidah lagi ngambek n musuhan sama hati, jadinya Lidah ga mau menerima instruksi dari dalam hati. Wah ada apa ini.

Auranya dia bikin lidahku sampe musuhan sama hatiku. Kamu hebat iev…

Aku akan coba lagi besok ya, semoga si lidah dah baikan sama si hati.

One thought on “Hati sama lidah musuhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s