Di Balik Siksaan Rindu

Dalam rindu ada pilu
Namun pilu tak bernada
Dalam cinta ada kau dan aku
Tak peduli dimana kita berada

Samudera bisa saja menggelora dalam luasnya. Memisahkan dua insan yang berpadu kasih. Namun setetespun dari padanya tak akan mampu menembus pori kulitku dan masuk ke dalam dada. Ia tak akan mampu memisahkanmu yang bersatu di dalam hatiku.

Maka percayalah kasih, kau dan aku adalah satu. Sedangkan rindu bukanlah lagi menjadi siksaan, melainkan pertanda bahwa kita saling menunggu. Bahwa kita berada pada jarak dan ruang yang terpisah, namun kita tetap bersama. Karena kita saling mengingat, dan memanggil dalam jiwa.

Ingatlah ini ketika rindu seolah datang membawa kepedihan. Ingatlah ini ketika rindu menekan. Ingatlah, bahwa saat itu rindu justru datang untuk mengingatkan, bahwa kau dan aku tak terpisahkan.

Ini aku, yang selalu ada untuk menjagamu, menyayangimu, selamanya.

Dedicated for mpuy, 14 Februari 2012
Love you mpuy
Jakarta, Bandara Soekarno Hatta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s